Pendidikan

SD dan SMP Swasta di Kota Malang Bakal Digratiskan

Minggu, 13 Agustus 2023 - 20:24 | 103.42k
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Sekolah swasta untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang bakal digratiskan pada tahun ajaran baru mendatang. Rencana ini tengah digodok oleh Pemkot Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Usulan program ini muncul mengingat keberadaan sekolah negeri, khususnya untuk SD dan SMP di Kota Malang masih belum merata di setiap kelurahan. Contohnya, dari 57 kelurahan yang ada di Kota Malang, Pemkot hanya memiliki 30 SMP negeri.

Advertisement

Hal ini tentu juga berpengaruh dalam pemecahan permasalahan zonasi yang tengah dikeluh-keluhkan. Untuk itu, rencana program menggratiskan sekolah swasta di Kota Malang bakal segera diterapkan.

"Kedepan kami punya program untuk menggratiskan sekolah swasta," ujar Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, Minggu (13/8/2023).

Ia mengungkapkan, penggajian tenaga didik atau guru di sekolah swasta, nantinya akan dialokasikan melalui APBD Kota Malang. 

Namun, lanjut Suwarjana, dengan catatan sekolah yang mengambil program ini wajib menggratiskan biaya sekolah bagi seluruh siswa tanpa terkecuali.

"Nanti sekolah swasta bisa mengajukan. Ini masih kami kaji kebutuhannya berapa. Kalau mereka mengambil gaji guru ini, otomatis (biaya sekolah) harus digratiskan," ungkapnya.

Hal ini lah yang sebenarnya membuat seluruh sekolah negeri memang harus gratis. Sebab, keperluan sekolah termasuk gaji tenaga didik seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.

"Jadi kenapa sekolah negeri bisa gratis total, itu kan karena guru sekolah negeri mayoritas pegawai negeri yang sudah digaji melalui APBN atau APBD. Kalau di swasta kan gaji guru dari yayasan," tuturnya.

Akhir-akhir ini pihaknya tenang menghitung dan melakukan simulasi penggajian guru sekolah swasta melalui APBD Kota Malang. Diperkirakan, program ini butuh anggaran sebesar Rp 50 miliar.

Untuk tahap pertama, rencananya program menggratiskan sekolah swasta ini akan diterapkan di 50 persen sekolah swasta di Kota Malang.

"Kan ada 80 SMP dan 80 SD Swasta. Paling yang ambil (program gratis) nanti 50 persennya," katanya.

Nanti, sekolah swasta yang akan mengambil program ini, seluruh tenaga didiknya akan dites kredibilitas dan kualitasnya.

Ia mencatat, dari seluruh sekolah swasta jenjang SD hingga SMP di Kota Malang, ada sekitar 2.500 guru yang dipekerjakan.

"Kami harus mencari guru yang bagus dan kredibel. Jadi harus kami tes. Kajian kami sudah 70 persen dan semoga tahun ajaran baru nanti sudah terealisasi," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES