Peristiwa Daerah

Buka Lapangan Kerja, Pemkab Majalengka Gulirkan Program Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 20 Juni 2022 - 15:58 | 35.67k
Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyerahkan program pemberdayaan masyarakat. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyerahkan program pemberdayaan masyarakat. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) menggulirkan program pemberdayaan masyarakat (padat karya) untuk 14 desa yang ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang mampu menyerap tenaga kerja.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, program pemberdayaan masyarakat yang diambil dari anggaran APBD tersebut dilaksanakan melalui pembangunan fisik yang melibatkan warga setempat sebagai pelaku pembangunan.

menyerahkan-program-pemberdayaan-masyarakat.jpg

Menurut bupati, bahwa program ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan sampai ke pelosok pedesaan melalui berbagai kegiatan. Seperti jalan, jaringan irigasi, MCK dan kegiatan lainnya.

"Setiap desa nilainya sebesar Rp 200 juta untuk diberikan kepada 14 desa. Jadi, uang itu dari APBD kita serahkan kepada desa untuk diberdayakan kepentingan rakyat," ungkap Karna Sobahi, Senin (20/6/2022).

Bupati juga menjelaskan, bahwa dari anggaran Rp 200 juta tersebut, dialokasikan sebesar Rp 130 juta untuk bahan material, sedangkan, Rp 62 juta untuk upah pekerja.

"Sementara, yang hadir pada acara kegiatan sosialisasi kali ini juga kita berikan sebesar Rp 100 ribu per orang," ujarnya.

menyerahkan-program-pemberdayaan-masyarakat-2.jpg

Dalam kesempatan ini, bupati menyampaikan program pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat mendorong pergerakan rakyat, partisipasi rakyat, menciptakan lapangan kerja jangka pendek dan menambah penghasilan hidup rakyat.

"Dan ini kedepannya akan menjadi model, karena jika melalui pengusaha kan rakyat hanya menerima hasilnya saja, tapi melalui program ini, bagaimana rakyat dapat mengerjakan dengan dirinya sendiri," ujarnya.

Ia pun berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan rakyat akan merasa diraih oleh pemerintah, kemudian diberdayakan dan diberikan penghasilan. Sehingga melalui program ini secara tidak langsung dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Kami berharap melalui program pemberdayaan masyarakat ini dapat membantu untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, pasca dari tekanan pandemi Covid-19," jelas orang nomor di Pemkab Majalengka tersebut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES