Peristiwa Daerah

Melatih Kepedulian Lewat Buku Indah Dalam Pandemi 

Kamis, 01 Februari 2024 - 21:53 | 17.15k
Indah Kurnia dan Dahlan Iskan saat peluncuran Buku Indah Dalam Pandemi di Oma Kurasi Surabaya.(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)
Indah Kurnia dan Dahlan Iskan saat peluncuran Buku Indah Dalam Pandemi di Oma Kurasi Surabaya.(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Covid membuat semua orang ingin bergerak membantu satu dengan yang lain. Hanya satu tujuannya, keluar dari masa sulit, Kamis (1/2/2024). Hal ini yang membuat politikus Indah Kurnia saat Covid-19 membantu beberapa musisi yang tidak bisa manggung karena kondisi saat itu tidak memungkinkan. Terutama bagi mereka yang tidak menerima gaji bulanan.

"Yang paling rentan menerima dampak adalah mereka yang tidak menerima gaji bulanan. Dan yang paling terdampak teman-teman musisi salah satunya," kata Indah dalam peluncuran bukunya di Oma Kurasi, Jalan Wijaya Kusuma, Surabaya baru-baru ini.

Buku Indah Dalam Pandemi menceritakan bagaimana sulitnya teman-teman musisi bertahan tanpa penghasilan. Maka, Indah yang juga merupakan Anggota Komisi XI DPR RI ini mengajukan bantuan kepada pemerintah untuk para musisi ini. 

Dan pengajuannya dikabulkan. Para musisi Surabaya mendapat bantuan vaksinasi dan bantuan sosial sebesar 600 ribu. Karena anggotanya ada yang di Sidoarjo bantuan tersebut akhirnya dibagi.

"Yang dapat bansos ber-KTP Surabaya saja, mereka akhirnya rela bantuannya dibagi dua," ujarnya.

Berbagai aksi Indah pada masa pandemi membuat Doan Windhiandono tertarik untuk membagi cerita lewat buku bertajuk "Indah Dalam Pandemi".

Doan menulis berdasarkan perjuangan Indah yang peduli terhadap seniman.

"Kelompok seniman orang yang sangat terdampak, tapi bukan kategori miskin. Saya melihat bagaimana dia meyakinkan pemerintah bahwa seniman juga perlu diperhatikan," katanya. 

Hasil dari perjuangan Indah, seniman Jawa Timur mendapat vaksinasi lebih awal. Doan juga tertarik dengan keluhan seniman yang saat itu kesulitan manggung di beberapa tempat. 

Indah lalu mengumpulkan seniman Surabaya yang tergabung dalam Surabaya entertainer club manggung bareng.

"Indah membuat program ngamen keren di berbagai ruang publik. North Quay dan mall. Dan program ini dilanjutkan oleh pemerintah Kota Surabaya," ujar pria berkacamata ini. 

Atas inisiasi Indah, pemerintah memperhatikan orang-orang yang terdampak secara umum. Menurutnya, Indah mampu mampu membangkitkan marwah para musisi dan seniman di masa pandemi. 

Dahlan Iskan yang turut hadir dalam peluncuran buku mengatakan, 
dari awal, Indah orangnya mempunyai empati terhadap persoalan sosial.

"Saya tahu aksi sosialnya dari dulu. Dia tidak akan bisa diam jika ada persoalan sosial yang ada dimasyarakat tidak terlaksana," tuturnya.

Buku Indah Dalam Pandemi mengajarkan kita untuk melatih kepedulian dan melatih tidak serakah. Hadir dalam peluncuran buku para seniman, bonek, relawan Indah dan para musisi.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES