Peristiwa Daerah

Jadi Korban Vandalisme, APK di Kediri Dicoret-Coret Pakai Cat Semprot

Senin, 05 Februari 2024 - 20:17 | 50.45k
Salah satu APK berbentuk baliho yang jadi korban vandalisme (foto : Instagram gusfariedofficial)
Salah satu APK berbentuk baliho yang jadi korban vandalisme (foto : Instagram gusfariedofficial)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Puluhan alat peraga kampanye (APK) di Kawasan Kota dan Kabupaten Kediri jadi korban tangan-tangan tak bertanggung jawab. APK yang menjadi korban vandalisme tersebut termasuk APK Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Faried Muttaqin Iskandar. 

Pria yang akrab disapa Gus Faried itu mengungkapkan, APK berbentuk baliho miliknya disemprot cat. Berdasarkan laporan timnya, Gus Faried mengungkapkan vandalisme itu terjadi pada banyak titik APK di wilayah Kediri. 

Seperti Kecamatan Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, Tarokan, Kandat dan Ngasem."Laporan dari tim hampir di banyak titik. Jalan Raya Kandat, Sambi kemudian Katang," ujarnya, Senin (05/02/2024). 

Caleg nomor urut 1 daerah pemilihan kota dan Kabupaten Kediri tersebut menyesalkan adanya vandalisme tersebut. Apalagi vandalisme yang dilakukan memiliki pola yang sama, yakni dengan menyemprotkan cat berwarna pada bagian wajah. "Vandalisme terstruktur. Mungkin ada yang ketakutan," tambahnya.

Sementara itu, pihak Bawaslu Kabupaten Kediri mengungkapkan belum menerima laporan atau aduan terkait vandalisme tersebut. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri Saifudin Zuhri menuturkan sampai hari ini ada dua aduan terkait dugaan pengrusakan APK yang telah disampaikan ke Bawaslu Kabupaten Kediri.  

Namun dari keduanya, tidak ada yang terkait dengan vandalisme yang dialami APK Gus Faried. "Ada dua aduan, dari dua partai. Untuk aduan, kita lakukan penulusuran untuk mencari pelakunya. Panwascam juga akan dilibatkan untuk melakukan penelusuran," tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan, Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudi Agung Nugroho. Bawaslu Kota Kediri belum menerima laporan, terkait vandalisme tersebut. Namun pihaknya akan melakukan pengecekan ke Panwascam.

Laporan perusakan APK yang masuk ke Bawaslu Kota Kediri sementara masih satu yakni terkait dugaan perusakan yang dialami APK sejumlah caleg Partai Amanat Nasional (PAN). "Pengaduan melalui pesan WhatsApp ada dua. Tapi bukan Gus Faried," ujar Yudi Agung Nugroho.

Masih kata Yudi, pihaknya mempersilahkan siapa saja untuk melapor apabila menjadi korban perusakan APK. Namun pelapor harus memenuhi syarat formal, terutama tentang pihak terlapor. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES