Peristiwa Daerah

Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Bencana Diikuti Relawan Tanggap Bencana di STIKES Kepanjen

Jumat, 26 April 2024 - 16:45 | 11.76k
Peserta Apel Kesiapsiagaan saat mengikuti simulasi pemadaman bencana kebakaran dipandu tim MDMC Kabupaten Malang, yang digelar di halaman STIKES Kepanjen, Kabupaten Malang, Jum'at (26/4/2024). (Foto Amin/TIMES Indonesia)
Peserta Apel Kesiapsiagaan saat mengikuti simulasi pemadaman bencana kebakaran dipandu tim MDMC Kabupaten Malang, yang digelar di halaman STIKES Kepanjen, Kabupaten Malang, Jum'at (26/4/2024). (Foto Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana bersama ratusan relawan tanggap bencana digelar di halaman kampus STIKES Kepanjen, Kabupaten Malang, Jum'at (26/4/2024). 

Kegiatan apel bersama relawan ini, digelar dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Peserta apel terdiri dari perwakilan personel BPBD Kabupaten Malang, relawan tanggap bencana STIKES Kepanjen, tim MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center), dan dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Malang. 

Selain itu, juga diikuti relawan tanggap bencana pelajar dari sejumlah sekolah. Diantaranya, dari SMKN 2 Turen dan SMK Madani Turen. 

Sebelum apel kesiapsiagaan, dilakukan senam bersama, serta dilanjutkan materi orientasi dalam sambutan dari beberapa pemateri. Di antaranya, dari pihak BPBD juga PPNI Kabupaten Malang, yang menyampaikan peran penting perawat dalam penanganan darurat dan penanggulanagan bencana. 

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang, Zainudin mengungkapkan, dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan ini, penting untuk dipahami beberapa hal sebagai pengingat dan antisipasi bencana. 

Kebakaran-2.jpg

Mulai dari  kesiapsiagaan, akses informasi potensi bencana, pelatihan dan simulasi, serta peranserta masyarakat dan kerjasama berbagai pihak, baik pra, saat dan setelah terjadi bencana. 

"Dengan memahami hal-hal penting terkait kesiapsiagaan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana di masa depan," terang Zainuddin, dikonfirmasi, Jum'at (26/4/2024). 

Apel kesiapsiagaan ini juga dirangkai dengan membunyikan sirine mobil yang menandakan kesiapsiagaan terhadap kejadian bencana. Peserta apel juga ditunjukkan dengan peragaan dimulai penanggulanagn bencana kebakaran, oleh tim MDMC Kabupaten Malang. 

"Kegiatan peringatan seperti ini tentu bukan sekadar seremoni, melainkan juga menekankan serta membangun kesadaran semua pihak. Terlebih, pada aspek pra-bencana, seperti bagaimana kesiapsiagaan dan mitigasi bencana," terang Ketua MDMC Kabupaten Malang, Zulfikar Muhammad. 

Menurutnya, kesadaran kesiapsiagaan pada bencana sangat penting dan menjadi prioritas untuk dibangun. Namun demikian, evakuasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana juga sama-sama penting yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. 

Terkait dipilihnya simulasi pemadaman kebakaran, menurutnya hal ini disesuaikan dengan potensi bencana di permukiman atau perkantoran yang rentan mengalami kebakaran. Karena, kejadian bencana juga bisa korsleting listrik bangunan yang bisa berdampak kebakaran. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES