Peristiwa Daerah

Resmikan Gedung RS Husada Prima, Ini Harapan Pj Gubernur Jatim

Rabu, 01 Mei 2024 - 10:10 | 17.52k
Pj Gubernur Adhy bersama Dirut RS Husada Prima drg Dyah Retno Puspitarini meninjau Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Penunjang Terpadu RSUD Husada Prima, Jalan Karang Tembok Surabaya, Rabu (1/5/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pj Gubernur Adhy bersama Dirut RS Husada Prima drg Dyah Retno Puspitarini meninjau Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Penunjang Terpadu RSUD Husada Prima, Jalan Karang Tembok Surabaya, Rabu (1/5/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meresmikan Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Penunjang Terpadu RSUD Husada Prima, Jalan Karang Tembok Surabaya, Rabu (1/5/2024). 

Peresmian ini sekaligus menandai beroperasinya peningkatan layanan dan fasilitas rumah sakit pada tahap pertama. 

Pj Gubernur Adhy mengatakan, rencana pembangunan dan relokasi Puskesmas yang ada dalam lingkungan rumah sakit dan pembangunan gedung ini mendapat dukungan dari Pemprov Jatim sejak dua tahun lalu. 

Sementara Puskesmas milik Pemkot Surabaya nantinya akan dipindahkan ke lokasi strategis sesuai kesepakatan. Paling lambat akhir Desember mendatang.

Tentu, sebagai bagian peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Terima kasih, ini kerja bersama, kita bisa menyelesaikan seluruh revitalisasi rumah sakit-rumah sakit umum di daerah kita," kata Pj Gubernur Jatim Adhy dalam sambutan.

Dalam pembangunan gedung tersebut juga dilakukan 90 persen peningkatan kapasitas layanan serta inovasi digital. 

Pj Gubernur Adhy menambahkan, program ini sejalan dengan kebijakan Pemprov Jatim. Otomatisasi sistem juga sebagai bagian efisiensi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sektor kesehatan sendiri disebut Adhy telah menyumbang dana bagi hasil kepada pemerintah provinsi.

Pj-Gubernur-Adhy-dan-Dirut-RS-Husada-Prima.jpgPj Gubernur Adhy, Dirut RS Husada Prima drg Dyah Retno Puspitarini, Kadinkes Jatim dr Erwin Astha Triyono dan Kepala Bappeda Jatim M Yasin saat menandatangani prasasti peresmian Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Penunjang Terpadu RSUD Husada Prima, Jalan Karang Tembok Surabaya, Rabu (1/5/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Ini sebagai terobosan yang selalu Ibu Khofifah dengungkan. Selalu berpegang pada semangat IKI. Inisiatif, Kolaboratif dan Inovatif. Kita ingin melakukan revitalisasi pada semua. Pertama, layanan prima dan bagaimana meningkatkan perekonomian atau pendapatan kita," kata Pj Gubernur Adhy.

Adhy menyebut hingga saat ini total telah ada tiga rumah sakit yang dilakukan revitalisasi. Yaitu RS Haji Sukolilo Surabaya, RS Dhoho Husada Kediri dan RS Husada Prima Surabaya.

Direktur Utama RS Husada Prima drg Dyah Retno Puspitarini menjelaskan, RS Husada Prima menambah fasilitas gedung 4 lantai dan akan langsung beroperasi. 

Secara bertahap, direncanakan ada peningkatan fasilitas gedung. Pembangunan tahap I akan dilanjutkan pada rangkaian berikutnya. Sedangkan pekerjaan rumahnya adalah penertiban jalan dan lokasi parkir. 

"Gedung-gedung kami rata-rata sudah tua. Alhamdulillah karena mendapat dukungan Pak Pj Gubernur, telah terbangun gedung ini dan ini memudahkan akses pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

Kebutuhan gedung RS Husada Prima disebut sangat mendesak. Porsi layanan pasien BPJS Kesehatan sudah 60 persen. Mereka hanya mendapat layanan IGD, karena keterbatasan gedung. 

"Sehingga tidak bisa melayani rawat inap," jelas drg Dyah.

"Pasien kami sebagian besar atau 90 persen adalah pasien BPJS Kesehatan," katanya.

Diketahui, rerata kunjungan per hari ke RS Husada Prima mencapai 400 pasien dengan Bed Occupancy Rate (BOR) 60-70 persen, sehingga membutuhkan tambahan fasilitas gedung baru.

Rumah sakit ini telah mengantongi standar paripurna. Ada 392 tenaga kesehatan di mana 90 persen sudah melakukan sertifikasi service excellent.

"Sebagai rumah sakit yang sedang berkembang, tentu kami membutuhkan dukungan semua pihak terutama dari Pemprov Jatim," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama RS Husada Prima drg Dyah Retno Puspitarini juga menyatakan pamit undur diri karena telah memasuki masa pensiun. Ia telah membangun legacy di akhir jabatan. 

Dokter Dyah Retno Puspitarini juga sekaligus meluncurkan Klinik Layanan Eksekutif dan Inovasi Bundaku Prima.

"Atas kelulusan saya ini, sekali lagi saya menghaturkan matur nuwun sebesar-besarnya kepada Bapak Pj Gubernur Adhy dan seluruhnya telah membantu kami," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES