Peristiwa Daerah

Kantor Imigrasi Malang Luncurkan Layanan Antrian ECO-PASS

Rabu, 05 Juni 2024 - 11:07 | 11.96k
Kantor Imigrasi Malang Luncurkan Inovasi Layanan Antrian Walk-In
Kantor Imigrasi Malang Luncurkan Inovasi Layanan Antrian Walk-In

TIMESINDONESIA, MALANGKantor Imigrasi Kelas I TPI Malang meluncurkan inovasi terbaru yang dinamakan "ECO-PASS” (Electric Charging Opportunity for Passport Applications) untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik.

Mulai sekarang, pemilik kendaraan listrik yang mengisi daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Imigrasi Malang dapat memanfaatkan layanan antrian walk-in untuk permohonan paspor.

Fasilitas SPKLU ini terbuka untuk umum dan dirancang untuk mendukung program pemerintah dalam transisi ke energi bersih dan ramah lingkungan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Galih Priya Kartika Perdhana menjelaskan inovasi ECO-PASS merupakan langkah kami untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.

"Dengan adanya layanan antrian walk-in khusus bagi pengguna kendaraan listrik, mereka dapat mengisi daya kendaraan sambil menyelesaikan proses administrasi paspor tanpa perlu mendaftar antrian online terlebih dahulu. Ini tentu menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi pelayanan," ujarnya.

Dia melanjutkan, mayarakat yang ingin memanfaatkan layanan ECO-PASS ini cukup datang ke Kantor Imigrasi Malang dengan kendaraan listrik mereka dan membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Setelah memulai pengisian daya di SPKLU, pemohon paspor dapat langsung mendaftar untuk antrian walk-in dengan menunjukkan bukti pengisian daya.

"Pemohon yang dilayani adalah yang namanya tertera dalam STNK kendaraan, dengan melampirkan persyaratan pembuatan paspor, STNK kendaraan, dan bukti pengisian daya di SPKLU," terangnya.

Bagi pemohon yang berada dalam satu Kartu Keluarga dengan pemilik kendaraan listrik, lanjut dia, cukup melampirkan persyaratan tambahan yaitu STNK kendaraan dan Kartu Keluarga (KK).

Kepala Divisi Keimigrasian, Herdaus menambahkan, layanan ECO-PASS ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga mendukung inisiatif pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan polusi udara.

"Kami berharap langkah ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Heni Yuwono, menyatakan dukungannya terhadap inovasi ini.

"Kami sangat mengapresiasi upaya Kantor Imigrasi Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inovasi ECO-PASS ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam urusan keimigrasian, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan. Kami berharap ini bisa menjadi contoh bagi kantor-kantor imigrasi lainnya," kata dia.

Manfaat dari inovasi ECO-PASS sangat jelas, masyarakat mendapatkan dua keuntungan sekaligus—pengisian daya kendaraan listrik dan kemudahan dalam proses permohonan paspor, sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi dalam urusan administrasi di Kantor Imigrasi Malang.

Selain itu, fasilitas ini membantu membentuk citra positif Kantor Imigrasi Malang sebagai instansi yang inovatif dan peduli terhadap isu lingkungan.

Dengan inovasi ECO-PASS ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam transisi ke energi bersih dan ramah lingkungan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES