Peristiwa Daerah

Korban Ledakan Gudang Gas LPG di Denpasar Bertambah: 3 Meninggal Dunia, 13 Lainnya Kritis

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:21 | 32.87k
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP IGNG Ngoerah, saat memberikan keterangan pers. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP IGNG Ngoerah, saat memberikan keterangan pers. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BALI – Korban meninggal dunia akibat ledakan di gudang gas LPG yang berada di Jalan Cargo II, Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar pada hari Minggu pagi (9/6/2024) lalu bertambah menjadi 3 orang. 

Ini disampaikan secara resmi oleh Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP IGNG Ngoerah, dr Affan Prigambodo Permana didampingi dr I putu Hendra Sanjaya selaku dokter bedah plastik dan Kepala instalansi rawat intensif dr I Putu Kurnianta di hadapan sejumlah awak media, Selasa (11/6/2024). 

Pasien ketiga meninggal hari ini sekira pukul 03.10 WITA atas nama Yudhis Aldyanto (33) sementara dua pasien sebelumnya yang meninggal dunia pada 10 Juni 2024 adalah Edy Herwanto (43) dan Purwanto (43), semuanya berstatus sebagai karyawan Gudang. 

"Saat ini, kami masih melakukan perawatan yang intensif terhadap 13 pasien lainnya," terang dr. Affan. 

Saat ditanya terkait kondisi terkini 13 pasien korban ledakan Gas LPG 3 Kg tersebut, dijelaskan bahwa pasien semua dalam kondisi kritis. 

"Rata-rata pasien harus mendapat alat bantu pernapasan karena luka bakar di saluran pernapasannya sehingga 12 diantaranya menggunakan ventilator dengan luka bakar diatas 60%," jelasnya. 

Sementara satu pasien lainnya diketahui kondisinya masih kritis dan memerlukan perawatan yang intensif kendati luka bakar yang dialaminya di bawah 50%.

Sementata itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes pol Jansen Avitus Panjaitan saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa Tim Laboratorium Forensik Polda Bali dan Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap penyebab kebakaran gudang elpiji tersebut. 

"Adapun terkait pernyataan dari Pertamina Patra Niaga yang menyebut bahwa gudang tersebut tidak masuk dalam agen resmi penyalur dan temuan banyak tabung gas lpg di TKP, kami masih lakukan pendalaman," ungkapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES