Advertisement
Peristiwa Daerah

Dirintis Pakai Gamelan Warisan, Sulityo Laras Masuk Destinasi Kawista di Kota Madiun

Rumah Gamelan Sulistyo Laras di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun, Jawa Timur menjadi tempat berkumpul dan berlatih bagi para peminat karawitan.

TIMES Indonesia,
Dirintis Pakai Gamelan Warisan,  Sulityo Laras Masuk Destinasi Kawista di Kota Madiun
Turis dari Inggris mencoba menabuh gamelan saat mengunjungi Rumah Gamelan Sulistyo Laras. (Foto: Yupi Apridayani/TIMESIndonesia)
A-AA+

Madiun Pertunjukan kesenian karawitan saat ini tergolong langka. Namun, bukan berarti seni tradisional tersebut kehilangan peminat.

Rumah Gamelan Sulistyo Laras di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun, Jawa Timur menjadi tempat berkumpul dan berlatih bagi para peminat karawitan.

Advertisement

Pemilik sekaligus pengelola rumah gamelan, Sulistya Winardi mengungkapkan, ada sekitar 20 orang yang aktif bermain gamelan. Mereka datang berlatih setiap Selasa malam. Meskipun hanya sekali seminggu, memainkan gamelan ternyata bikin mereka tuman.

"Yang berlatih di sini tidak hanya dari Kota Madiun saja. Banyak juga yang dari daerah tetangga," ujar Sulis sapaan akrab Sulistyo Winardi.

Berbekal seperangkat gamelan pemberian orang tuanya, Sulis merintis rumah gamelan. Sebagai anak dari pasangan seniman, ketertarikannya pada karawitan muncul sejak bocah.

"Orang tua saya membelikan gamelan tahun 60-an. Waktu itu saya masih SD," ungkap Sulis.

Gamelan pemberian orang tuanya itu terus dipakai hingga Sulis membeli lagi seperangkat alat baru pada 2008. Dia juga memindahkan gamelan ke rumah yang dia bangun tidak jauh dari rumah orang tuanya.

Advertisement

Tempat baru itu yang sekarang menjadi Rumah Gamelan Sulistyo Laras.

Rumah-Gamelan-Sulistyo-Laras.jpg
Sulitya Winardi sedang berlatih bersama di rumah gamelan. (Foto: Yupi Apridayani/TIMESIndonesia)

"Pindah ke rumah gamelan tahun 2018. Gamelan yang lama juga saya bawa ke sini tapi jarang dipakai lagi, " jelasnya.

Diakui, peminat gamelan yang aktif hadir dan berlatih rata-rata berusia 50 tahun ke atas. Belum banyak anak muda yang tertarik ikut bergabung.

Agar rumah gamelan lebih dikenal luas  terutama di kalangan anak muda Sulis menggunakan sosial media sebagai sarana publikasi. Hampir setiap latihan rutin ditayangkan live di channel YouTube.

Seiring dengan program kelurahan wisata (kawista), Rumah Gamelan Sulistya Laras menjadi salah satu destinasi tujuan wisata. Bahkan sudah ada dua orang turis manca negara yang melihat langsung aktivitas di rumah gamelan yang terletak di Jalan Keningar, Ngegong, Kota Madiun itu.

Dua turis manca tersebut hadir di sela-sela kegiatan sebagai volunteer worldpackers sebuah komunitas pelancong global.

Selama berada di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun mereka diajak mengunjungi sejumlah destinasi andalan Kelurahan Wisata Redjo Kuning. Seperti sekolah alam, rumah gamelan, rumah batik, kebun toga, home industri bolu, telur asin dan handycraft. (*)
 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yupi Apridayani
PenulisYupi ApridayaniSarjana Ilmu Komunikasi UNS Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Topik liputan politik, hukum, pendidikan, sosial, seni budaya dan isu lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia