Peristiwa Nasional

Pelunasan Biaya Haji 2024 Bisa Dicicil dari Sekarang, Segini Jumlahnya

Rabu, 13 Desember 2023 - 18:05 | 24.53k
Jubir Kemenag RI, Anna Hasbie. (FOTO: Kemenag for TIMES Indonesia)
Jubir Kemenag RI, Anna Hasbie. (FOTO: Kemenag for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jemaah haji Indonesia sudah bisa memulai proses mencicil pelunasan biaya haji dari sekarang. Ini menyusul kesepakatan antara Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama (Kemenag RI) mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M.

Biaya rata-rata BPIH diatur sebesar Rp93,4 Juta, sementara biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang harus ditanggung oleh jemaah rata-rata mencapai Rp56,04 Juta.

Dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama pada 27 November 2023 lalu telah menyetujui besaran BPIH ini dan juga meminta Kemenag RI bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH untuk menerapkan kebijakan cicilan pelunasan biaya haji bagi jemaah 1445 H/2024 M.

Menurut Jubir Kemenag RI, Anna Hasbie, kesimpulan rapat tersebut mencatat bahwa proses mencicil biaya pelunasan bisa dimulai sejak ada keputusan dan berlangsung hingga akhir pelunasan BPIH.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga telah mengirim surat kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenag di seluruh Indonesia pada 4 Desember 2023, untuk memberitahukan bahwa jemaah haji reguler yang masuk dalam kuota haji 1445 H/2024 M sudah dapat memulai proses mencicil pelunasan biaya haji.

Anna Hasbie menjelaskan bahwa jemaah haji reguler dapat melunasi Bipih secara cicil atau bertahap melalui rekening masing-masing, dan waktu pelunasan secara cicil akan ditentukan kemudian.

 "Ini merupakan skema baru, di mana sebelumnya proses pelunasan biaya haji tidak diperbolehkan dijangkaunya. Pembayaran biasanya hanya bisa dilakukan setelah terbitnya Keputusan Presiden tentang BPIH," katanya, Rabu (13/12/2023).

Selain itu, Anna Hasbie juga menekankan bahwa kebijakan ini ditujukan untuk memudahkan jemaah haji dan mengimbau mereka untuk memanfaatkannya.

"Dengan diberlakukannya skema baru, diharapkan mampu memudahkan jemaah haji," ujarnya.

Penting untuk diketahui, kuota haji Indonesia 2024 adalah sebanyak 221.000, dengan rincian 203.400 jemaah haji reguler dan 17.600 jemaah haji khusus. Tak hanya itu, Indonesia juga menerima tambahan kuota sebanyak 20.000 dari Arab Saudi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES