Politik

PDIP Kabupaten Malang Diam-diam Mulai Bangun Komunikasi dengan Golkar Jelang Pilkada 2024

Sabtu, 04 Mei 2024 - 12:00 | 17.86k
Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Abdul Qodir. (Foto; Dok. PDIP Kabupaten Malang/TIMES Indonesia)
Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Abdul Qodir. (Foto; Dok. PDIP Kabupaten Malang/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Sejumlah kader PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten secara diam-diam mulai membangun komunikasi intensif dengan Partai Golkar jelang Pilkada 2024.

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Abdul Qodir mengatakan, komunikasi dengan partai lainnya juga mulai dibangun. Akan tetapi, komunikasi dengan Golkar dinilai paling intensif dan bagus.

"Kami sudah mulai membangun komunikasi intensif dengan beberapa teman atau pejabat struktural partai politik, salah satunya Golkar. Minggu kemarin kami ngopi bareng dengan teman dari Golkar, kebetulan dia pengurus DPD Golkar Jawa Timur, kebetulannya lagi dia ditemani beberapa pengurus dari DPD Golkar Kabupaten Malang," ujar Abdul Qodir, Sabtu (4/5/2024).

Pria yang akrab disapa Adeng ini mengungkapkan, komunikasi yang dimaksud masih sebatas penjajakan kerjasama politik, penyamaan persepsi hingga tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Malang.

"Dari diskusi kecil ini, kesimpulannya, kami memiliki cukup chemistry, bagaimana mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat dan solusi membangun Kabupaten Malang ke depan," ungkapnya. 

Disisi lain, saat ditanya soal kesepakatan sosok calon yang diusung dalam Pilkada 2024, Adeng menyebut bahwa hal tersebut terlalu dini untuk dibicarakan.

"Obrolan kita belum sampai ke arah itu, lagian kalau PDI Perjuangan kan sudah diketahui bersama, ada 2 Kader Internal yang dimajukan sebagai Calon Bupati, yakni Petahana Abah Sanusi dan H. Gunawan, keduanya saat ini masih sama sama berproses di DPP. Disamping itu toh Pilkadanya kan juga masih lama, jadi kami kira terlalu dini kita bicara soal pasangan calon yang akan kami usung," bebernya.

Menurut Adeng, komunikasi yang terjalin antara PDI Perjuangan dan Golkar itu dapat diibaratkan, sebagai pondasi untuk berdirinya sebuah bangunan yang kokoh. 

"Selanjutnya, Kita akan laporkan kepada DPP partai kita masing-masing, supaya komunikasi juga dibangun di level DPP, sehingga nanti dapat disepakati bersama bentuk dari bangunan kerjasama politik seperti apa dan yang utama berpihak pada kepentingan rakyat Kabupaten Malang," ucapnya.

Sebagai informasi, PDIP di Kabupaten Malang adalah partai pemenang pada Pileg 14 Februari lalu dan berhasil merebut 13 kursi. Kemenangan partai berlambang banteng moncong putih tersebut juga sesuai dengan ketetapan KPU Kabupaten Malang nomor 1318 tahun 2024.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES