TIMESINDONESIA, BANDUNG – Siapa yang tak kenal dengan kuliner rendang yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Kuliner berwarna kecoklatan dengan rasa gurih ini memiliki banyak penggemar. Kini, ada olahan inovasi produk rendang. Salah satu UMKM Bandung membuat inovasi abon rendang yang praktis dan enak.
Moenz Food, inilah UMKM Bandung yang membuat olahan rendang menjadi tak biasa. Abon rendang menjadi pilihan olahan rendang yang lebih praktis. Baik daging rendang maupun abon rendang sama-sama memiliki banyak peminat.
“Untuk orderan rendang sudah biasa saya penuhi dan peminatnya pelanggan yang sering membeli ke saya. Tetapi bila abon rendang maka yang banyak memesan adalah para anak mahasiswa yang ingin makan rendang dalam bentuk beda,” ujar Moen, owner Moenz Food, Rabu (24/05/23).
Tidak seperti rendang yang padat daging dan bumbu, tetapi abon rendang banyak campuran kelapa. Mwski berbeda, abon rendang tetap nikmat.
Moen membuat kuliner rendang menjadi berbeda agar masyarakat bisa menikmati daging rendang rendang dengan harga hemat.
Dengan mengolah rendang jadi abon selain memperluas segmen pemakan rendang, juga bisa membuat rendang tetap diminati.
Ia tak menyangka bahwa respon penyuka abon rendang ini datangnya dari anak muda karena dulu rencana membuat abon rendang agar orang-orang mau mencoba makan rendang dengan varian berbeda.
Setelah produk abon rendangnya memiliki pembeli “loyal” maka pekerjaan rumah sekarang adalah bagaimana membuat abon rendang bisa dikemas dan dijual merata ke seluruh Indonesia.
Masa tahan abon rendang ini bisa lama jika disimpan dalam freezer. Tetapi akan berbatas waktu jika disimpan di suhu ruang.
Moen berharap bisa mendapat fasilitas BPOM MD untuk usaha produk abon rendangnya agar ia bisa menjual abon rendang lebih luas lagi.
Pembeli rendang dan abon rendang sudah tersebar di Indonesia. Kota Lampung yang jadi pemesan terbanyak.
Moenz Food juga mengandalkan sosial media untuk membantu penjualan. Pasca pandemi Covid-19, penjualan daging rendang dan abon rendang mengalami peningkatan.
Moenz Food berharap, Bandung bisa dikenal juga sebagai penghasil daging rendang dan abon rendang yang digemari masyarakat Indonesia. Dengan menjual produk varian rendang yang berbeda, ia yakin kuliner abon rendang ini akan terkenal kelak. (*)
Pewarta | : Djarot Mediandoko |
Editor | : Deasy Mayasari |
Hilman Latief Ingatkan Jemaah untuk Patuhi Aturan agar Kegiatan Haji Lancar
Finalisasi Coretax untuk Meningkatkan Kepatuhan dan Penerimaan Pajak
Sempat Gencatan Senjata 5 Jam, India-Pakistan Tegang Lagi
Penutupan Pendakian Gunung Binaiya Diperpanjang
Waktunya Beli Sepatu! Sports Station Gelar Diskon Gede-Gedean
Kemitraan UI-UC Berkeley Makin Erat, Dorong Lompatan Riset Lintas Negara
Menebar Terang dalam Cinta dan Ilmu: Pesan Perpisahan Puteri Indonesia Intelegensia 2024
Polisi Militer dan Bayang-Bayang Disiplin
Presiden Prabowo Beli Dua Sapi dari Bantul untuk Hewan Kurban
Lima Kloter Asal Jember Masuk Asrama Haji, Dua Jemaah Haji Jalani Perawatan