TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Daun Kelor adalah tanaman yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Tanaman yang banyak tumbuh di pekarangan rumah ini kini disulap jadi minuman teh yang berkhasiat dan menyehatkan.
Adalah kelompok PKK Desa Malang Semirang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang berhasil mengembangkan teh daun kelor.
Ketua PKK Desa Malang Semirang, Uripah mengatakan ide membuat teh daun kelor terinspirasi dari seseorang yang terkena penyakit stroke ringan dan setiap hari selalu meminum ramuan yang terbuat dari daun kelor.
Hasil dari konsumsi daun kelor tersebut membuat badan penderita stroke ringan tersebut sehat kembali.
"Berkaca dengan kejadian tersebut kami berpikir untuk memproduksi sendiri teh daun kelor, karena bahan dasar untuk pembuatan teh daun kelor mudah ditemukan di pekarangan rumah warga," ujar Uripah kepada TIMES Indonesia, Jum'at (19/8/2022).
Ia menambahkan, khasiat dan manfaat daun kelor sangat luar biasa, di samping bisa buat ramuan obat, daun kelor pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan sayuran dan melancarkan ASI bagi wanita.
Bahkan, organisasi kesehatan dunia WHO menyebut daun kelor sebagai pohon ajaib atau miracle tree karena memilii manfaat yang banyak dan penting bagi kesehatan. Manfaat daun kelor yang besar tersebut karena mengandung potasium tiga kali lipat dari pisang, kalsium empat kali lipat daripada susu, vitamin C vitamin A dan protein.
Uripah menjelaskan, produksi teh daun kelor telah dilakukan sejak setahun terakhir. Dari ide sederhana itu kini mereka mampu menjadikan produk bernilai ekonomis.
Adapun cara pembuatan teh daur kelor sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
Pertama pilih daun kelor yang masih segar dan cuci dengan air. Kemudian jemur sampai kering atau masukan ke oven lalu disangrai sampai benar-benar kering.
Untuk harga jual per pak kemasan celup dibandrol dengan harga Rp10 ribu rupiah isi 10 pcs, dan kemasan yang serbuk isi 7 gram dengan harga yang sama.
"Untuk pemasaran produk teh kelor dilakukan melalu media online, gerai UMKM, dan promosi melalui pameran," ujar Uripah. (*)
Pewarta | : Selamet Hidayat (MG-417) |
Editor | : Irfan Anshori |
Dollar Menguat, Bagaimana Nasib Bank Syariah?
Hotel Tugu Malang Tampilkan Akulturasi Budaya di Ruang Baba Peranakan
CEK FAKTA: Tidak Benar! Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates Dapat Bansos Rp150 Ribu
Dikeluhkan Jemaah Haji, Komisi VIII DPR RI Minta Menag Nego Sistem Syarikah Arab Saudi
Vasektomi di Bantul Dapat Reward Rp 1 Juta, Target 25 Peserta per Tahun
Duta Pancasila dan Peran Generasi Muda Jelang Indonesia Emas 2045
PPIH SiapkanĀ 32 Bus Ramah Disabilitas bagi Jemaah Haji Indonesia
Ayu Apriliya Kusuma, Buka Jalan Perempuan Berhijab Bangka Belitung Lewat Putri Hijabfluencer
Dalam Empat Hari Kunjungan Wisatawan ke Bantul Tembus 43.226 Orang, PAD Capai Rp 432 Juta
Pagar Tembok TPU Sumbersari Kota Malang Terancam Roboh, Pemkot Malang Dianggap Slow Respons